Ikut Vaksin Covid-19 Bisa Dapat Pahala, Ini Penjelasannya

Giri Hartomo, Jurnalis
Sabtu 30 Januari 2021 13:21 WIB
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut menjalankan program vaksinasi Covid-19 bisa menjadi sebuah pahala. Apalagi jika menjalankan program tersebut niat karena Allah atau Tuhan Yang Maha Esa.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Cholil Nafis mengatakan hal yang diniati karena Allah bisa menjadi sebuah ibadah. Apalagi, hal ini juga tertuang dalam hadits Rasulullah yang berbunyi bahwa setiap penyakit ada obatnya, namun diminta untuk berobat dengan cara yang halal.

"Ini lah yang dipegang umat Islam, bahwa kita selagi masih ada yang halal jangan dengan yang haram. Karena selain kita melaksanakan perintah Nabi, jadi vaksinasi kalau diniatkan karena Allah diniatkan perintah agama menjaga jiwa maka vaksinasi itu mendapat pahala," ujarnya dalam acara Webinar Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit, Sabtu (30/1/2021).

Menurut Cholil, apa yang dilakukan oleh Panglima beserta seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan sebuah ibadah. Karena Panglima dan jajaran TNI juga membantu mengawal program vaksinasi covid di Indonesia.

"Panglima seluruh jajaran TNI ke bawah itu adalah Lillahitaala bagian dari kita itu adalah ibadah. Jadi ibadah bukan hanya sholat semata, tapi mengawal ini adalah ibadah," jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga yang memutuskan untuk memulai program vaksinasi ini juga bisa disebut sebagai ibadah. Karena menurut Cholil, di tengah pandemi yang masih belum berakhir ini, masyarakat dan pemerintah tidak bisa hanya berdiam diri saja.

Baca Juga : Ketimbang Karantina Terbatas, Epidemiolog Usul Lockdown Pulau Jawa

Karena virus Covid-19 ini tidak bisa hilang jika hanya menunggu dan berdiam diri. Karena itu, perlu usaha-usaha untuk sama-sama melawan virus corona yang terjadi hampir satu tahun lamanya ini salah satu caranya dengan program vaksinasi.

"Pemerintah pun juga adalah ibadah dalam menjalankan ajaran agama. Jadi setiap detik dan saatnya itu bernilai pahala di mata Allah. Karena ini perintah Rasul untuk kita berobat. Jadi kita tidak bisa berserah diri begitu saja," tuturnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya