Kasus Covid-19 Melonjak, Bima Arya: Warga Semakin Cuek

Haryudi, Jurnalis
Jum'at 05 Februari 2021 13:26 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Okezone.com)
Share :

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkap sejumlah penyebab melonjaknya kasus Covid-19 yang membuat Kota Bogor kembali masuk dalam zona merah (daerah berisiko tinggi). Bima Arya menyebut selain lemahnya sistem 3T (Tracing, Testing dan Treatment), juga disebabkan masyarakat yang semakin abai dengan protokol kesehatan.

“Warga semakin abai, warga semakin cuek seolah-olah situasinya biasa. Kita melihat bahwa ancaman terbesar adalah ketika warga menganggap Covid-19 ini adalah flu biasa. Ini bukan flu biasa,” ujar Bima dalam keterangan pers yang dikutip, Jumat (5/2/2021).

Bima menyebut, ada sekitar 450 RW dari 797 RW yang ada di Kota Bogor berstatus zona merah. “Kita akan fokus di RW-RW ini untuk memastikan bahwa di sini 3T dilakukan secara maksimal.

"Jadi, di wilayah-wilayah ini TNI/Polri, aparatur Pemkot, bersama warga, akan betul-betul fokus untuk mengawasi prokes dan juga proses isolasi," katanya.

Tak haya itu, Bima Arya juga menyebutkan penguatan karantina di sini adalah tidak memilih model lockdown kota.

"Karena dari awal saya sampaikan bahwa tidak bisa lagi kita lockdown, kita fokus konsisten untuk melakukan peningkatan pengawasan dan kapasitas di wilayah," ungkapnya.

Maka dari itu, kata Bima Arya, perlu dibuat kebijakan PSBB skala mikro yang diberlakukan secara fokus dan ketat.

Baca Juga : Proteksi Diri dari Covid-19, Vaksin dan Protokol Kesehatan Saling Melengkapi

Baca Juga : Ini Syarat Penumpang Kereta Bisa Jalani Pemeriksaan GeNose C19

Selain pengurangan mobilitas warga, kebijakan tersebut juga fokus terhadap penguatan karantina dan pembatasan aktivitas warga di RW Zona Merah, serta penguatan kapasitas 3T.

“Harus kita akui ada kelemahan dalam sistem yang kita miliki, kelemahan sistem 3T, tracing, testing dan treatment. Karena jumlah SDM kita tidak mampu untuk mengimbangi lonjakan kasus," kata Bima Arya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya