Menko PMK Muhadjir Minta Limbah Medis Covid-19 Ditangani Secepatnya

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 17 Februari 2021 02:00 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : Istimewa)
Share :

MOJOKERTO - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko) PMK Muhadjir Effendy meminta pengolahan limbah medis dimaksimalkan. Apalagi ada tren peningkatan limbah medis selama masa pandemi Covid-19. Bahkan dari data yang masuk ke pihaknya ada kebaikan empat kali lipat pembuangan limbah medis dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.

"Tadi saya sudah diskusi untuk memahami lebih jauh kira-kira apa saja hal-hal yang harus diperbaiki dalam kaitan limbah medis. Adanya wabah Covid-19 ini ada kenaikan 4 kali lipat limbah medis dibanding sebelumnya," ungkap Muhadjir Effendy saat meninjau pabrik pengolahan limbah medis PT Putra Restu Ibu Abadi Ibu (PRIA), Selasa siang (16/2/2021).

Maka Menko PMK Muhadjir Effendy meminta pengelolaan limbah medis bisa dikelola secara maksimal melalui industri pengolahan, salah satunya yang terjadi di PT PRIA. Dimana menurut Muhadjir, PT PRIA yang mampu mengolah limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) yang berada di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

"Kapasitas bisa 1000 ton per jam karena ada dua mesin isinerator yang bekerjanya 24 jam dan dia (PT PRIA) bisa mengcover limbah medis seluruh wilayah Indonesia bagian timur," ujar Muhadjir melalui rilis yang diterima Selasa petang.

Muhadjir sengaja mendatangi lokasi pengolahan limbah supaya pihak pabrik dapat memaksimalkan pengolahan limbah medis. Dengan menggunakan pakaian hazmat lengkap beserta helm keamanan tampak Muhadjir meninjau proses pengolahan limbah medis berbahaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya