"Saya panik dan lari di situ. Saya berjalan terus bingung panik, saya coba tolong, saya turun kita bingung waktu itu akhirnya waktu itu, kita bawa (Gus Idris) ke mobil, kita bingung mau dibawa ke mana, mau ke rumah sakit atau ke mana," ungkapnya.
Santri Gus Idrus itu pun langsung memutuskan membawa kiainya pergi dari lokasi. "Kita bawa ke nggak tahu ke suatu lokasi yang nyetir Bang Naf, yang membawa mobilnya. Jadi ada dua mobil, satu yang nyupir Bang Naf, kita di belakangnya dan waktu itu kita menuju salah satu tempat, kita ngebut udah nggak mikir bukan di situ di situ yang di mobilnya sekarang," tambahnya.
Namun saat mobil yang ditumpangi santri mengikuti mobil Gus Idris, di tengah perjalanan rombongan terpisah. Kemudian, santri itu mencoba menghubungi supir hingga orang yang turut di mobil Gus Idris, namun tidak ada respon.
"Sempat macet juga, sudah berapa jam perjalanan sempat kehilangan jejak telepon, Bang Naf nggak diangkat. Di situ yang di mobilnya Bang Naf hilang. Telepon Bang Naf nggak aktif, berusaha nyari di rumah sakit - rumah sakit juga belum bisa mengetahui keberadaan Gus Idris," tukasnya.
(Fakhrizal Fakhri )