Covid-19 Renggut "Pria Terakhir" Suku Juma, Suku Asli Amazon

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 03 Maret 2021 06:34 WIB
Pria terakhir Suku Juma di Hutan Amazon meninggal karena Covid-19 (Foto: Gabriel Uchida/Kaninde)
Share :

  • Warisan untuk masa depan

Bitaté mengatakan bahwa kakeknya mewariskan sebagian dari pengetahuannya sebelum kematiannya.

Dua tahun lalu, Aruká memenuhi mimpinya yang telah lama dipegangnya untuk membangun rumah panjang leluhur. "Dia mengajari saya tentang arsitekturnya, cara membangunnya, dan sekarang saya tahu cara membangun rumah panjang Juma," kata Bitaté.

Aruká juga mengajari para cucunya cara memancing dan berburu, serta sejarah masyarakat dan budaya mereka.

"Dia adalah seorang pejuang. Dia bercerita tentang perkelahian dengan penyadap karet, tentang bagaimana, ketika mereka diserang, orang-orang Juma melawan," kenang fotografer Gabriel Uchida.

Bandeira juga menggambarkan Aruká sebagai "simbol perlawanan" yang warisannya akan tetap hidup berkat cucu dan cicitnya.

"Putri dan cucu Aruká akan tinggal dan melawan," katanya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya