PARIS - Pendeta Katolik di Prancis dilaporkan melakukan pelecehan seksual setidaknya 10.000 anak di bawah umur dan orang rentan lainnya sejak 1950.
Komisi Independen Pelecehan Seksual di Gereja (CIASE) "memperkirakan umlah korban bisa mencapai 'setidaknya sepuluh ribu.
Melalui pernyataan yang dirilis pada Senin (1/3), komisi tersebut mengatakan sejauh ini telah menerima 6.500 kesaksian, yang menyangkut setidaknya 3.000 korban yang berbeda.
Presiden CIASE Jean-Marc Sauvé, mengatakan tidak diketahui pada tahap ini berapa persentase dari semua korban yang telah bersaksi kepada komisi.
"Sangat mungkin jumlah korban setidaknya mencapai 10.000. Pekerjaan yang sedang berlangsung, dan khususnya survei terhadap masyarakat umum, akan memungkinkan untuk menentukan jumlahnya," katanya.