“Ini seharusnya tidak berhenti sekarang. Memang, lebih dari sebelumnya kita harus lebih banyak membantu,” kata Locsin, merujuk pada negara anggota ASEAN lainnya.
Menyebut ASEAN sebagai “satu keluarga”, Locsin menegaskan bahwa krisis yang tengah dialami Myanmar juga dirasakan oleh anggota perhimpunan itu.
Untuk itu, Filipina mendukung dilaksanakannya dialog antara pihak-pihak yang berkonflik di Myanmar, guna memastikan nasib negara itu.
“Anggota ASEAN lainnya harus mendukung Myanmar, siap memberikan bantuan apa pun yang diminta oleh rakyat dan pemerintah Myanmar,” kata Menlu Locsin.
Militer Myanmar merebut kekuasaan dari pemerintah terpilih yang dipimpin Suu Kyi, atas tuduhan kecurangan dalam pemilu November tahun lalu.