Virus Corona Varian Baru Masuk Indonesia, Bisa Kacaukan Sensitivitas Tes PCR

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 03 Maret 2021 11:25 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Dua kasus Covid-19 dari varian baru mutasi B117 dari Inggris telah terdeteksi masuk ke Indonesia. Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio menyebutkan mutasi ini menyebabkan diagnostik Covid-19 lewat polymerase chain reaction (PCR) menjadi kurang sensitif.

Amin menjelaskan hal ini diakibatkan karena terjadi peningkatan akseptor pada sel manusia akibat mutasi virus ini.

“Dampak dari mutasinya, karena ini banyak terjadi di spike proteinnya. Jadi protein S namanya, yang strukturnya virus corona itu kan seperti rambutan atau seperti durian atau itu spikenya, nah mutasi yang terjadi di spike itu. Nah di ujung spike itu yang menentukan peningkatan dengan akseptor pada sel manusia,” katanya dalam keteranganya, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Epidemiolog Sebut Jangan Anggap Remeh Mutasi Corona Baru B117

Dan dampak yang kemungkinan terjadi, kata amin adalah diagnostik PCR menjadi kurang sensitif. “Nah dampak dari mutasi itu, kemungkinan yang terjadi adalah satu dia bisa berubah strukturnya, struktur molekulnya. Sehingga mungkin diagnostik PCR itu menjadi kurang sensitif. Ya karena kan yang dicari kan misalnya gen tertentu di bagian S itu. Nah, kalau gennya berubah karena mutasi maka kit yang tersedia sekarang ini kurang mengenal,” jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya