Dukung Petani, Jangkauan KUR Pertanian di Mesuji Diperluas

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Kamis 04 Maret 2021 14:02 WIB
Share :

"Preminya murah karena dapat subsidi dari pemerintah, jadi hanya Rp36.000 per hektar dari aslinya Rp180.000. Sayang sekali kalau petani tidak ikut. Karena jika mereka gagal panen, kan ada uang yang akan cair sebesar Rp 6 juta per hektar. Ini kan sangat membantu petani," katanya.

Adanya tren positif peserta AUTP menurut Sarwo, karena pelaksanaan asuransi pertanian yang bekerjasama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) ini memberikan berbagai keuntungan bagi petani/peternak. Bukan hanya nilai premi yang dibayarkan petani cukup murah, tapi juga memberikan ketenangan dalam berusaha.

“Petani dan peternak semakin mengerti manfaat dan peluang dari asuransi ini. Hanya dengan seharga satu bungkus rokok, petani dan peternak bisa tidur tenang. Petani tidak tahu lahannya rusak terkena banjir, kekeringan atau terserang hama penyakit,” tuturnya.

Kepala Perekonomian dan Pembangunan Mesuji, Arif Arianto, menjelaskan, KUR Pertanian yang ditawarkan kepada petani memiliki bunga hanya 6 persen per tahun.

"Sistem pembayarannya musiman, jadi setelah panen baru mereka bayar ke Bank, tenggang waktunya pun sesuai dengan komoditas yang ditanam," jelasnya.

Untuk itiu, pihaknya akan memfasilitasi petani dengan perbankan dalam menghadapi musim tanam. Dia memastikan jika semua perbankan di Mesuji siap ikut andil dalam KUR Pertanian itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya