"Ini adalah daftar yang cukup luas dari hal-hal yang telah disatukan," kata salah satu sumber kepada BBC.
"Waktunya tidak kebetulan,” ujarnya.
Sementara itu, juru bicara Meghan mengatakan bahwa perempuan bergelar Duchess of Sussex itu sangat sedih atas "serangan terkini atas pribadinya."
Juru bicara ini menjelaskan jika istri Pangeran Harry itu sedih dengan serangan terkini atas pribadinya. Terutama sebagai seseorang yang menjadi sasaran perundungan seperti dirinya dan sangat berkomitmen untuk mendukung mereka yang telah mengalami luka dan trauma.
"Dia bertekad untuk melanjutkan pekerjaannya membangun welas asih di seluruh dunia dan akan terus berusaha memberikan teladan dalam melakukan apa yang benar dan melakukan apa yang baik,” jelasnya.
Pihak Meghan tidak membantah keberadaan atau konten email tersebut. Itu membuat rumor dan tuduhan berputar-putar di sekitar bangsawan tersebut ketika sejumlah staf keluar beberapa bulan setelah pernikahannya tahun 2018.
Adapun orang-orang yang disebutkan dalam email yang bocor itu tidak tahu apa-apa tentang keluhan tersebut, dan itu tidak pernah berubah menjadi masalah formal.
(Susi Susanti)