Luhut mengatakan seharusnya Indonesia leading dalam teknologi untuk mendeteksi dini potensi tsunami. Namun, yang saat ini hanya Jepang yang leading dalam teknologi deteksi dini potensi tsunami.
Baca juga: Indonesia Rawan Bencana, Luhut: Kita Harus Siap Menghadapinya
“Dan itu teknologi secanggih apapun menurut Prof Korita (Kepala BMKG) baru Jepang yang leading, menurut saya karena kita juga harus leading. Semua jangan pernah mengatakan akan tidak ada. Semua bisa ada, besok atau lusa,” kata Luhut.
Luhut pun meminta agar sejarah kegempaan yang memicu terjadinya potensi tsunami bisa dijadikan sebagai pembelajaran untuk memitigasi potensi gempa pemicu tsunami di Indonesia.
"Nah, kalau kita berkaca pada Aceh saat tsunami 2004, pada 26 Desember. Siapa yang bisa terbayang terjadi tsunami yang terjadi begitu besar. Padahal kalau kita lihat sejarah mengenai kegempaan, ternyata ini ada sejarahnya,” pungkasnya.
(Awaludin)