Terkait hal tersebut, Hendi, biasa akrab disapa Wali Kota Semarang tersebut, menyambut baik adanya program BKKBN yang akan menjadikan Kota Semarang sebagai pilot project. Pihaknya pun akan membantu program BKKBN pusat semaksimal mungkin agar dapat menekan angka kematian ibu hamil dan bayi serta angka stunting di Kota Semarang.
“Kami berterima kasih karena Kepala BKKBN memberikan dukungan dan support termasuk rencana membuat program yang akan dijadikan sebagai pilot project terutama untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak,” ucapnya.
Adapun sebelumnya Hendi sendiri telah menetapkan persoalan stunting dan penurunan angka kematian ibu hamil dan bayi sebagai fokus program jangka pendek pada periode kedua kepemimpinannya. Melalui dukungan BKKBN dengan program pendataan keluarga tersebut, target penurunan angka stunting dan kematian ibu hamil dan bayi akan cepat teratasi.
CM
(Yaomi Suhayatmi)