"Namun kedekatannya dengan dunia kapital telah melahirkan paradigma, bahwa kendaraan dan jalan politik bisa didapat dengan transaksional dan senyap, meski sempat ketauan," sambung Andi Arief.
Menurutnya, tidak heran jika motif pengambilalihan kekuasaan Partai Demokrat, dengan rumor yang berkembang dia membeli suara dalam KLB, memiliki hitung-hitungan transaksional itu. Apalagi, dia diketahui memiliki anak buah cukup banyak.
"Bukan Marzuki Alie, Joni Allen, apalagi Darmijal pintu masuk upaya take over Demokrat," tukasnya.
Baca Juga: Ngabalin: Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Sikap Pribadi, Jangan Kaitkan ke Presiden Jokowi
(Arief Setyadi )