Penggambaran Nabi Muhammad secara luas dianggap tabu dalam Islam, dan dianggap sangat ofensif oleh umat Islam.
Masalah ini sangat sensitif di Prancis karena keputusan majalah satire Charlie Hebdo untuk menerbitkan kartun Nabi. Dua belas orang dibunuh oleh ekstremis Islam di kantor majalah itu pada 2015 setelah gambar-gambar itu dipublikasikan.
Baik pembunuhan Charlie Hebdo dan pemenggalan Samuel Paty sangat berpengaruh di negara di mana sekularisme - atau laïcité - menjadi pusat identitas nasional. Dalam prinsip itu, negara tidak boleh mengintervensi masalah agama, sehingga tidak boleh mengekang ekspresi untuk melindungi perasaan masyarakat tertentu.
(Rahman Asmardika)