Ariza memaparkan data penerima manfaat BST. Namun jumlah penerima terbaru jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu.
"Saat ini penerima manfaat berjumlah 1.805.216 KK dari sebelumnya di awal tahun 2021 berjumlah 1.192.098 kepala keluarga dan 2.460.203 KK pada tahun 2020," ungkap Ariza.
Menurutnya, efektivitas BST cukup baik dalam menunjang kesejahteraan masyarakat di kala pandemi.
"BST merupakan salah satu upaya perlindungan sosial dari pemerintah, baik dari pusat maupun dari daerah, melalui bansos yang dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pandemi," tutupnya.
(Awaludin)