Nyawer Biduan Dangdut Tanpa Masker, Wali Kota Blitar Mengaku Khilaf

Solichan Arif, Jurnalis
Jum'at 12 Maret 2021 23:04 WIB
Foto: Istimewa
Share :

BLITAR - Wali Kota Blitar Santoso akhirnya mengaku khilaf atas terjadinya dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dalam acara pesta tasyakuran yang saat ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Santoso mengaku terlena dalam suasana dan karenanya ia meminta maaf.

"Secara prinsip saya mohon maaf atas kekhilafan saya," ujar Santoso kepada wartawan Jumat (12/3/2021).

Pesta tasyakuran yang terekam video dan viral di media sosial tersebut, berlangsung di gedung Kusumo Wicitro, komplek rumah dinas Wali Kota Blitar. Dalam rekaman berdurasi 4 menit 28 detik, Santoso terlihat tidak mengenakan masker. Santoso bernyanyi, berjoget sekaligus menyawer sejumlah biduanita berpenampilan seksi. Semuanya juga tidak mengenakan masker.

Begitu juga dengan puluhan orang yang berjoget berdesak desakan. Sebagian besar juga tidak memakai masker. Santoso mengatakan, acara tasyakuran yang melibatkan relawan pemenangan pilkada 2020, bersifat spontan. Acara tasyakuran tersebut wujud terima kasihnya karena sudah dibantu dalam memenangkan pilkada.

Baca Juga: Heboh Wali Kota Blitar Joget dan Nyawer Biduan Tanpa Masker, Ini Kata Polisi

Dan meskipun berlangsung di komplek rumah dinas, ia mengaku hanya diundang. "Mereka (relawan) mengundang saya secara spontanitas dan saya diminta untuk nyanyi," kata Santoso menjelaskan. Santoso juga mengatakan, sebelum acara berlangsung, protokol kesehatan telah diterapkan. Yakni mulai masuk ruangan, cuci tangan, membasuh dengan hand sanitizer serta memakai masker.

Jumlah yang hadir di acara sekitar 30-40 an orang. Hanya saja, saat menyanyi diakui Santoso masker memang dilepas. "Masak saya dibantu, berhasil, diminta menyumbang nyanyi masak gak mau," tambah Santoso.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya