Sisa situs lainnya adalah benteng tepi timur Batavia, satu-satunya penanda tersisa batas timur kompleks Batavia yang dibangun sekitar tahun 1740.
Baca juga: Kisah Pasukan Janda Inong Bale Laksamana Malahayati Melawan VOC
Benteng itu terletak persis di pinggir jalan Tol RE Martadinata, Jakarta Utara. Tinggi dinding masih mencapai empat meter lebih. Benteng tepi timur Batavia memang tersembunyi. Tetapi, dua bangunan benteng berbentuk rumah limas yang saling berhadapan itu dapat dilihat jelas dari jalan layang Tol RE Martadinata.
Dalam buku “Sejarah Jakarta, Adolf Heuken menuliskan benteng sisi timur Batavia merupakan satu- satunya yang tersisa sebagai penanda batas wilayah Batavia atau Kota Lama Jakarta di sisi timur.
Heuken menuturkan, benteng tepi timur Batavia berada di pinggir Sungai Ciliwung. Benteng itu sekaligus dipergunakan sebagai gudang bahan makanan pada zaman VOC Belanda.