“Pada prinsipnya masih harus dilakukan studi tentang efektivitas vaksin dalam menciptakan kekebalan individu kepada mereka yang telah divaksinasi,” ujarnya
Menurutnya, jika sertifikat dikeluarkan tanpa adanya studi, bisa berpotensi tertular atau bahkan menularkan Covid-19 saat melakukan perjalanan.
Baca juga: Kapolri Apresiasi Tingginya Vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur
“Apabila sertifikasi itu dikeluarkan tanpa adanya studi yang membuktikan bahwa kekebalan individu telah tercipta, maka pemegang sertifikat tersebut memiliki potensi tertular atau menularkan virus covid selama melakukan perjalanan,” ujar dia.
(Qur'anul Hidayat)