ROMA - Dorongan untuk memamerkan keterampilan memasaknya telah membuat seorang mafia Italia dipenjara setelah tujuh tahun dalam pelarian.
Polisi Italia melacak Marc Feren Claude Biart, (53 tahun), melalui video kuliner yang diunggahnya ke YouTube. Meski Biart dengan hati-hati menyembunyikan wajahnya, dia gagal menyamarkan tato tubuhnya.
BACA JUGA: Bos Mafia di New York Tewas Diberondong Peluru
Terduga anggota geng kejahatan Mafia ‘Ndrangheta ditangkap di Republik Dominika Rabu (24/3/2021) lalu dan sekarang telah diekstradisi kembali ke Italia. Biart dilaporkan menjalani kehidupan yang tenang di Kota Boca Chica, kata polisi dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir BBC.
Dia telah dalam pelarian sejak 2014, ketika dia dicari oleh polisi karena diduga menyelundupkan kokain ke Belanda atas nama klan Cacciola dari mafia 'Ndrangheta.
'Ndrangheta dianggap sebagai salah satu kelompok kejahatan terorganisir paling kuat di dunia karena mengontrol sebagian besar kokain yang memasuki Eropa. Berbasis di Calabria, wilayah yang menjadi ujung "sepatu bot" Italia.
Klan itu diduga dipimpin oleh Bos Luigi Mancuso, (66), dikenal sebagai "Paman". Anggota lain menggunakan julukan seperti "The Wolf", "Fatty" dan "Blondie".