"Masih banyak daerah yang belum bisa ditembus petugas karena aksesnya rusak, kami kerahkan 442 personil yang kami sebar demi percepatan pemulihan kelistrikan," katanya.
Baca Juga: BNPB: Penetapan Status Bencana Banjir Bandang NTT Ditentukan per Wilayah
Dia berharap upaya yang dilakukan bisa segera selesai. Sementara data yang diperoleh menyebutkan, dampak badai Siklon Seroja yang mengepung NTT sejak Kamis 1 April 2021 hingga Senin 5 April itu, telah memporak-porandakan wilayah itu. Termasuk Kota Kupang.
Dampak itu pun dialami PLN yang berakibat, 3.986 gardu distribusi rusak, dan 3.045 gardu masih padam. untuk gardu distribusi yang menyala hingga saat ini sudah berada di angka 941 atau 24 persen.
Untuk total pelanggan yang terdampak sebanyak 635.979 dan yang masih padam 503.075 dan pelanggan yang sudah menyala 132.904 atau 21 persen. sementara data pelanggan Unit Induk Wilayah NTT sebanyak 939.505 dengan total gardu 5.596. Sementara jaringan tegangan rendah berjumlah 9.162 kms, jaringan tegangan menengah 9.187 kms.
(Khafid Mardiyansyah)