Keputusannya saat itu adalah mendekat ke sebanyak mungkin pintu dan jendela rumah penduduk untuk membangunkan mereka yang sedang tertidur. "Ada yang saya kenal, ada juga yang tidak," katanya, saat ditanya pintu rumah siapa saja yang dia gedor.
Hanya sedikit orang yang berhasil dia bangunkan saat itu karena lumpur begitu kuat menjerat langkahnya untuk terus bergerak. Mereka yang tetap terlelap, akhirnya meninggal terkubur hidup-hidup.
"Saya membangunkan orang-orang. Ada 13 pintu yang saya gedor malam itu, tapi tidak semuanya sekarang hidup," tutup Jackson mengakhiri obrolan.
(Fahmi Firdaus )