Dugaan Korupsi Damkar Depok: Mulai Mark Up Sepatu hingga Pakaian Dinas

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Senin 19 April 2021 14:51 WIB
Petugas Damkar Depok bersama kuasa hukum Razman Nasution (Foto: Arie Dwi)
Share :

JAKARTA - Pegawai honorer pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Sandi Butar Butar membongkar dugaan korupsi di tempatnya bekerja. Adapun dugaan korupsi itu meliputi mark up atau penggelembungan harga sepatu hingga Pakaian Dinas Lapangan (PDL) petugasDamkar Kota Depok.

"Bahwa menurut saudara Sandi ada beberapa hal pertama adanya dugaan mark up harga sepatu pemadam kebakaran dan PDL atau pakaian dinas lapangan, ini terjadi sejak tahun 2018," kata Kuasa Hukum Sandi Butar Butar, Razman Arif Nasution di kantornya, Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).

Lebih lanjut, kata Razman, dugaan korupsi pengadaan sepatu dan pakaian dinas lapangan petugas Damkar Kota Depok sebenarnya sudah pernah dilaporkan ke aparat penegak hukum setempat. Saat itu, sambungnya, yang melaporkan dugaan korupsi tersebut yakni Ketua Paguyuban Wartawan Depok, Feri Sinaga.

"Dan itu terjadi ketika saudara Sandi sambil ngopi-ngopi bertemu saudara Feri, kemudian saudara Feri tanya 'Loh sepatu lo ini kenapa enggak ada pengamannya?' kita kan tahu semua itu kalau kita di Ace Hardware, ada sepatu yang khusus orang bekerja di lapangan maka sepatu itu harus ada pengaman atasnya," beber Razman.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Damkar Depok Viral, Kepala Dinas Enggan Temui Wartawan

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya