Baterai KRI Nanggala 402 Terbatas, Upaya Pencarian Berkejaran dengan Waktu

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 22 April 2021 11:33 WIB
Ilustrasi kapal selam. (Foto : Sputnik)
Share :

JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Julius Widjojono, sejumlah KRI dikerahkan untuk mencari kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Bali. Upaya pencarian tersebut berkejaran dengan waktu lantaran operasional kapal selam di bawah laut tergantung pada baterai.

“Untuk update sampai hari ini, beberapa KRI terlibat dalam pencarian seperti KRI Re Martadinata, KRI Ngurah Rai, dan KRI Diponegoro. nanti siang Panglima TNI akan on board di KRI Dokter Soeharso untuk memantau jalannya proses pencarian,” kata Julius saat diwawancara dalam program Trijaya Hot Topic pagi edisi Kamis, (22/04/2021).

Ia mengaku, dalam pencarian KRI Nanggala ini, pihaknya mengacu pada tumpahan minyak guna mengetahui lokasi kemungkinan kapal tersebut tenggelam.

“Kita mengacu pada tumpahan minyak yang terdeteksi saat pengamatan udara di lautan, tempat KRI Nanggala terakhir terlihat,” tutur Julius.

Baca Juga : Singapura Kirim Kapal MV Swift Rescue Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Ia mengakui, pencarian KRI Nanggala berkejaran dengan waktu lantaran operasional kapal selam di bawah laut tergantung pada baterai. Itu karena kapasitas baterai di KRI Nanggala 402 relatif terbatas.

Diduga Berhubungan dengan Usia Kapal

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif The National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi beranggapan, usia KRI Nanggala 402 yang telah mencapai 40 tahun dapat mempengaruhi kinerja kapal.

“Seperti yang telah dikatakan TNI Angkatan Laut, kapal ini telah berusia 40 tahun. Jadi menurut saya usia yang sudah cukup tua ini bisa mempengaruhi kinerja kapal,” ujar Rusdi. Apalagi perawatan kapal tua, justru semakin mahal setiap tahunnya.

Baca Juga : Luruskan Kabar Simpang Siur, TNI Tegaskan KRI Nanggala 402 Belum Ditemukan

“Mungkin karena semakin mahal, perawatan kapal yang semakin tua, maka akhirnya agak berkurang perawatan KRI Nanggala ini. Karena seperti yang kita ketahui kita memiliki keterbatasan anggaran,” tutur Rusdi.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya