BEKASI - Ratusan warga yang sempat memblokir dan mendirikan tenda di pinggir Jalan Tol Cimanggis-Cibitung akhirnya membubarkan diri dan membuka kembali Gerbang Tol Jatikarya Dua, Selasa (27/4/2021) dini hari.
Warga Jatikarya, Bekasi itu menggelar aksinya karena menuntut ganti rugi proyek jalan tol. Mereka juga sempat menangis karena tuntutannya yang telah diperjuangkan sejak puluhan tahun lalu belum menemui titik terang.
Massa membubarkan diri setelah adanya peringatan dari polisi.
Baca juga: Usai Blokir Jalan, Massa Dirikan Tenda di Pinggir Tol Cimanggis-Cibitung
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengatakan, pihaknya menerjunkan 250 personel gabungan. Dia memastikan bahwa aksi warga merupakan aksi damai dalam rangka menuntut haknya.
"Selain itu ini juga dalam rangka bulan Ramadhan," ujarnya.
Baca juga: Ratusan Warga Blokir Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Malam Ini
Kuasa hukum warga Jatikarya, Dani Bahdani menambahkan para warga yang menggelar aksi demonstrasi karena menuntut ganti rugi tanahnya seluas 4,2 hektare atau senilai Rp218 miliar yang telah digunakan sebagai jalan bebas hambatan.
Warga juga berjanji akan menggelar aksi serupa bila tuntutan dan haknya tidak segera dipenuhi.
(Fakhrizal Fakhri )