LaNyalla juga menyampaikan jika DPD sangat mendukung keinginan Sumbar mengoptimalkan sektor pariwisata. Mengingat potensi wisata di Sumbar sangat besar dengan banyak ikon yang bisa dieksplorasi.
“Kita sangat dukung Sumbar hidupkan jalur rempah nusantara. Kemudian potensi besar keberadaan Pelabuhan Teluk Bayur masih bisa ditingkatkan dengan inovasi-inovasi baru,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Mahyeldi menyampaikan jika pihaknya memprioritaskan program sektor pertanian. Karena, lebih 50% kegiatan ekonomi masyarakat Sumbar bergerak pada sektor tersebut.
Di masa pandemi, usaha di bidang pertanian juga cukup menguntungkan. Selain itu Mahyeldi juga menyinggung kesiapan Sumbar dalam program food estate.
“Terkait food estate, kami juga sudah mengusulkan lahan di tiga lokasi. 7.000 hektar di Pasaman Barat, 1.000 hektar di Pariaman dan 5.000 hektar di Solok Selatan,” jelasnya.
(Awaludin)