Polisi Sebut Calo Mafia Prosedur Covid-19 di Bandara Soetta Menjamur

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Kamis 29 April 2021 14:23 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan oknum mafia atau calo prosedur karantina Covid-19 di Bandara International Soekarno Hatta jumlahnya cukup banyak.

"Kemarin Polres Bandara Soekarno Hatta ada 7 LP terkait WNA India dengan modus yang sama ditangani Polda Metro Jaya ada 7 WNA India, dan 2 WNA tinggal di Jakarta, penumpang dan saudara. Ada 4 WNI Indonesia yang sama perannya seperti S dan RW. Jadi sebenarnya calo ini banyak sekali," ujar Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Calo Karantina di Bandara Soetta Protokoler Pemegang Pas Bandara

Yusri Yunus mengungkapkan, modus meloloskan prosedur karantina Covid-19 bagi WNA dan WNI yang tiba di Bandara Soekarno Hatta terjadi saat mereka akan dibawa ke bus Damri untuk menuju hotel lokasi karantina Covid-19.

"Jadi sejak awal tiba (di terminal kedatangan Bandara Soekarno Hatta) mereka langsung didatangi para calo mafia ini yang menawarkan jasa bisa melewati tahapan karantina. Mereka (calo/mafia) menemani target WNA atau WNI yang tiba saat pemeriksaan kesehatan sampai nanti ada bus Damri yang akan mengantarkan ke hotel tujuan," jelas Yusri Yunus.

Baca juga: Ini Peran 4 Tersangka Calo Karantina Covid-19 Bandara Soetta

Para mafia atau calo ini dikatakan Yusri Yunus memasukkan data nama WNA dan WNI ke daftar hotel yang sudah ditetapkan sebagai lokasi isolasi Covid-19. Namun nantinya WNA atau WNI yang sudah menggunakan jasa tidak perlu benar-benar menjalani isolasi di Hotel tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya