Gejala-gejala kemiripan peristiwa penyingkiran 75 pegawai dan pelemahan KPK itu, kata Febri Diansyah, bisa terlihat pada tiga hal, di antaranya prakondisi informasi oleh buzzer dan beberapa aktor kunci yang itu-itu saja.
"Kemudian eksekusi kebijakan dan peretasan tokoh yang dipandang menjadi sentral advokasi. Tapi sekarang seperti ada simpul yang belum aktif," tutur Febri.
Baca Juga : Firli Bahuri Klaim Pembebastugasan 75 Pegawai KPK Keputusan Bersama
(Erha Aprili Ramadhoni)