6 Fakta Pleidoi Habib Rizieq: Hindari Pertumpahan Darah & Ancaman Pembunuhan

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 21 Mei 2021 05:14 WIB
Habib Rizieq (Foto : Istimewa)
Share :

Habib Rizieq mengatakan, saat itu eskalasi politik semakin memanas dan masyarakat di akar rumput semakin terbelah, sehingga dikhawatirkan bentrok antar pendukung hingga terjadi pertumpahan darah.

“Karena itulah saya dan Keluarga memilih jalan untuk sementara waktu hijrah ke Kota Suci Mekkah," ujar Habib Rizieq dalam sidang pembacaan pleidoi di PN Jaktim.

5. Rekan-rekannya Diancam Dibunuh

Izin selama setahun tinggal di Makkah diambil oleh Habib Rizieq, dengan perkiraan kondisi masyarakat kembali kondusi setelahnya. Namun menurutnya, kondisi Indonesia masih belum aman setelah dia setahun berada di Makkah. Teror dan intimidasi terhadap rekan-rekannya terus terjadi.

Bahkan Habib Rizieq meyebut terjadi upaya percobaan pembunuhan terhadap Saksi Ahli IT yang membelanya, dengan ditusuk-tusuk di jalan tol di hadapan istrinya.

“Belum lagi terjadi sabotase dalam Acara Reuni 212 pada tahun 2019 dengan peledakan BOM PIPA di lokasi Acara di Monas," ucap Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga menuding ada ‘operasi intelijen hitam’ yang menyebar fitnah ke Pemerintah Arab Saudi terkait dirinya. Dia mengaku sering diteror saat berada di Kota Makkah.

6. Diserang Buzzer & Kekuatan Gaib

Selama berlangsungnya Pilkada DKI 2017, Habib Rizieq mengaku terus mendapat serangan dari pada buzzer pendukung Ahok-Djarot.

Bahkan, kata dia, ia juga diserang sejumlah kekuatan gaib dari paranormal hingga para preman.

"Juga pengerahan para dukun dan paranormal untuk minta bantuan kekuatan gaib, dan pengerahan gerombolan preman untuk mengintimidasi masyarakat," tuturnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya