Kisah Keajaiban dan Percakapan Jenderal Sudirman dengan Kiai Wahid Hasyim

Doddy Handoko , Jurnalis
Rabu 26 Mei 2021 07:54 WIB
Foto: Istimewa
Share :

JAKARTA - Dalam buku "Kupilih Jalan Gerilya: Roman Hidup Panglima Besar Jenderal Soedirman", diceritakan kisah perjuangan Jenderal Sudirman.

Dalam kondisi sakit-sakitan mendaki bukit, Jenderal Sudirman menembus belantara, menghadang tanah tandus berbatu, menghindari serbuan Belanda tanpa henti.

Letnan Kolonel Simon Spoor tak pernah mengira bila setelah menduduki Yogyakarta, kemudian menawan para pemimpin republik, negara yang bernama Indonesia itu dengan sendirinya akan lumpuh.

Satu hal yang luput dari perhatiannya adalah kekuatan tentara yang ternyata masih tetap ada dan kuat. Ia pun mengejar Sudirman yang memimpin tentara dari medan gerilya.

Keadaan ini membuat Sudirman semakin kepayahan, sebab disamping kesehatannya yang terus menurun karena tidak diobati secara optimal, ia pun harus terus-menerus bergerak siang dan malam, menghindari kejaran musuh.

Sehingga pasukan Belanda selalu datang terlambat. Menghancurkan tempat yang justru telah ditinggalkan Sudirman. Hal ini terjadi terus-menerus, sehingga pada akhirnya menyadarkan Sudirman, ternyata ada mata-mata musuh yang ikut bergerilya.

Beruntung Gusti Allah selalu membuktikan keajaiban kepada lelaki kurus kelahiran Bodaskarangjati, Banyumas ini. Ia beserta rombongan selalu selamat dari sergapan musuh, sampai akhirnya menetap di Sobo yang dijadikan markas besar gerilya.

Dari tempat ini, Serangan Umum 1 Maret 1949 dirancang. Dari tempat ini pula berbagai penyerangan berhasil dilakukan sehingga membuat pasukan Belanda frustasi.

"Saya sudah ketemu Bung Karno, juga Bung Hatta. Saya bisa mengerti politik diplomasi pemerintah, akan tetapi diplomasi tanpa kekuatan militer hampir tak ada gunanya. Sebab itu, menurut saya, biarkan saja kalau terjadi pertempuran-pertempuran antara Belanda dan anak-anak kita, agar Belanda menyadari bahwa kita juga mempunyai kemampuan tempur. Kekuatan kita berangsur-angsur lebih dibanggakan, hal itu perlu bantuan moril dari kaum diplomat kita,” ujar Kiai Wahid Hasyim ketika menengok Sudirman yang terbaring sakit.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya