Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo Dorong Perluasan Cek Kesehatan Gratis dan Percepatan Penanggulangan TBC

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 10 Juni 2026 |10:02 WIB
Prabowo Dorong Perluasan Cek Kesehatan Gratis dan Percepatan Penanggulangan TBC
Presiden Prabowo Subianto dan Menkes Budi (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional, termasuk memperluas program Cek Kesehatan Gratis (CKG), memperkuat penanggulangan tuberkulosis (TBC), serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan Menkes Budi telah melaporkan perkembangan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win Presiden yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut Teddy, program Cek Kesehatan Gratis sebagai salah satu program prioritas pemerintah telah menjangkau puluhan juta warga. Pada 2025, pemeriksaan kesehatan telah dilakukan kepada lebih dari 70 juta penduduk. Sementara sepanjang 2026, program tersebut telah melayani lebih dari 42,3 juta peserta di 38 provinsi.

“Tidak hanya berhenti pada deteksi dini, program CKG mulai tahun ini memprioritaskan upaya pengobatan dan penyembuhan oleh petugas puskesmas dengan pemberian obat dan monitoring secara gratis kepada masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes," ujar Teddy, Rabu (10/6/2026).

Selain CKG, pemerintah juga terus memperkuat upaya penanggulangan TBC yang menjadi salah satu fokus utama transformasi kesehatan nasional. Teddy menjelaskan, program tersebut menunjukkan perkembangan positif melalui peningkatan deteksi kasus dan percepatan pengobatan.

Menurut laporan yang diterima Prabowo, inovasi penanganan TBC kini dilakukan melalui integrasi dengan program CKG serta penerapan layanan one-stop service (OSS) di puskesmas. Dengan sistem ini, proses skrining, diagnosis, hingga pengobatan dapat dilakukan dalam satu hari dan di satu fasilitas kesehatan yang sama.

“Semakin banyak yang terdeteksi maka semakin mudah dan cepat pula untuk diobati,” kata Teddy.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement