BELARUSIA - Uni Eropa dan Inggris telah melarang maskapai penerbangan Belarusia terbang di atas wilayah mereka. Mereka juga menegaskan akan ada lebih banyak sanksi, termasuk terhadap Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pejabat senior lainnya.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan ada rencana "di atas meja" untuk menargetkan sektor-sektor ekonomi utama.
Menurut Reuters, larangan wilayah udara Eropa telah memaksa maskapai Belarusia Belavia untuk membatalkan 12 rutenya hingga 30 Oktober mendatang.
Rute yang terpengaruh adalah Amsterdam, Barcelona, Berlin, Brussels, Frankfurt, Hanover, Kaliningrad, Milan, Munich, Roma, Wina, dan Warsawa.
Belarusia akan kehilangan jutaan dolar setahun dalam biaya penerbangan akibat dari maskapai penerbangan Eropa yang menghindari wilayah udara Belarusia.
(Baca juga: Buntut Pendaratan Pesawat Secara Mendadak, Rusia Blokir Penerbangan dari Eropa)
Sebelumnya, Rusia telah menolak dua maskapai penerbangan Eropa yang akan masuk karena berencana menghindari terbang di atas Belarusia untuk sampai ke Moskow.
Air France dan Austrian Airlines keduanya harus membatalkan layanan setelah rencana penerbangan mereka ditolak oleh Rusia.
Para pemimpin Uni Eropa meminta operator Eropa untuk menghindari wilayah Belarusia minggu ini setelah pesawat Ryanair terpaksa dialihkan dan mendarat di Minsk pada Minggu (23/5). Jurnalis Belarusia Roman Protasevich dan pacarnya kemudian ditangkap.
(Baca juga: Badan Penerbangan PBB Akan Selidiki Pendaratan Mendadak Pesawat Ryanair)
(Susi Susanti)