Terduga Teroris yang Ditangkap di Merauke Targetkan Uskup dan Gereja Katedral

Chanry Andrew S, Jurnalis
Selasa 01 Juni 2021 19:28 WIB
Kapolres Merauke AKBP Untung Sangadji (Foto : iNews/Chanry Andrew)
Share :

MERAUKE - Salah seorang terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri di sejumlah tempat di Kabupaten Merauke, Papua, ternyata pernah mendatangi Gereja Katedral Merauke. Terduga teroris itu datang ke ke gereja terbesar di bumi Aminam tersebut saat ibadah Misa Paskah lalu.

Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji mengatakan, seorang terduga teroris itu mendatangi Gereja Katedral membawa tas besar dengan alasan mencari rumah kos. Ia kemudian diterima salah seorang pastor pada gereja tersebut.

"Sasarannya kan Uskup dan mengebom gereja. Jadi datang orang itu dengan alasan mencari rumah kos, dia membawa tas besar. Dari pemeriksaan tim (Densus 88) kan diketahui tujuannya mencari Uskup dan meledakkan gereja," ungkap AKBP Untung Sangaji di Merauke, Selasa (1/6/2021).

Ia melanjutkan, terduga teroris itu sempat dipersilakan duduk oleh salah seorang pastor di gereja. "Bersyukur saat itu, Bapak Uskup tidak datang. kalau saat itu yang disasar (Uskup Merauke) datang, tidak tau jadi apa saat itu," ucap Kapolres.

Untung Sangaji menambahkan, dengan ditangkapnya satu terduga teroris, total 11 orang terduga teroris kini telah diamankan. Kesebelas terduga ini diamankan di sejumlah tempat berbeda.

Dari jumlah itu, ada wanita yang turut diamankan. Wanita itu mempunyai anak usia lima bulan.

"Ia total ada sebelas sudah diamankan di beberapa tempat berbeda di Kabupaten Merauke. Ada wanita juga yang mempunyai anak usia lima bulan yah," ucapnya.

Dalam penangkapan itu juga sejumlah barang bukti berhasil diamankan aparat keamanan termasuk benda yang merupakan bom dibuat dari benda cair berbahaya.

Baca Juga : Terduga Teroris Sempat Datangi Gereja Katedral Merauke pada Malam Paskah

"Benda cair berbahaya dan sejumlah barang bukti lain, buku-buku tauhid mereka, ajaran mereka. Barang bukti benda cair kita tinggalkan sementara di TKP dan dijaga ketat. Mudah meledak yah, gesekkan dikit saja meledak. Jadi kita tinggalkan sementara, nanti diambil oleh tim khusus," tutur AKBP Untung Sangaji.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya