Genjot Produktivitas Pertanian, Kementan Optimasi Lahan Rawa di Musi Rawas Utara

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Senin 07 Juni 2021 17:04 WIB
Foto: Dok Kementerian Pertanian
Share :

MUSI RAWAS UTARA - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan konstruksi optimasi lahan rawa di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Program ini menyasar Kelompok Tani Usaha Tani yang berada di Desa Kertasari, Kecamatan Krang Dapo.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, optimasi lahan rawa sebagai bagian penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia. Ia mengatakan, Indonesia memiliki potensi lahan rawa sebesar 33.4 juta hektare, tetapi terdapat beberapa faktor pembatas dalam pengelolaannya.

Faktor pembatas dalam peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas di lahan rawa antara lain tingkat kesuburan lahan yang rendah, kemasaman tanah yang tinggi rezim air yang fluktuatif sehingga genangan air biasanya tinggi pada saat banjir atau pasang, serta dangkal dan mengalami kekeringan pada saat musim kemarau.

"Selain itu infrastruktur lahan dan air yang masih sangat terbatas dan belum berfungsi dengan optimal. Biaya usaha tani di lahan rawa juga tinggi," ujarnya.

Direktur Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menerangkan, rendahnya produktivitas tanaman di daerah rawa dapat disebabkan oleh belum optimalnya suplai air irigasi ke sawah yg disebabkan oleh infrastruktur irigasi yg rusak, belum optimalnya pemberian sarana produksi: dolomit, serta pupuk untuk menyuburkan lahan.

Dengan teknologi, riset, pupuk yang bagus, dan mekanisasi pertanian, maka lahan rawa dapat dimaksimal dengan sistem yang lebih baik.

"Maka diperlukan upaya optimasi lahan pertanian di lahan rawa dengan mengoptimalkan pertanian dilahan rawa menjadi lahan pertanian produktif yaitu melalui penataan sistem tata air dan penataan lahan," tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya