Di samping itu terdapat juga penduduk non pribumi yang jumlahnya 10,1% dari seluruh penduduk Jakarta, yaitu Tionghoa yang jumlahnya 294.000 jiwa dan menempati urutan keempat terbanyak sesudah Sunda, Jawa-Madura dan Minangkabau. Hal itu disebabkan orang-orang Tionghoa memang sudah ada di Jakarta jauh sebelum kemerdekaan.
(Fahmi Firdaus )