JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan membuat jalur sepeda permanen sepanjang jalan Sudirman-MH Thamrin di awal tahun 2021. Belakangan beredar kabar rencana Kapolri untuk membongkar jalur sepeda permanen ini. Berikut adalah daftar tokoh yang memberi komentar soal jalur sepeda, baik pro maupun kontra.
1. Hidayat Nur Wahid
Langkah pemerintah terkait pembangunan jalur sepeda ini memang menuai banyak polemik. Ada yang tidak setuju, namun banyak pula yang setuju. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR mengutarakan kesetujuannya terkait jalur sepeda ini.
Menurutnya, sebagaimana dikutip dari mnctrijaya.com, kebijakan tersebut dipandang sangat penting untuk membantu pola hidup masyarakat agar lebih sehat. Pria yang akrab disapa HNW ini memberikan contoh banyak ibukota di negara maju yang menyediakan jalur sepeda permanen.
Lanjutnya, melalui akun Twitter pribadinya HNW juga menyatakan ketidaksetujuannya atas isu pembongkaran jalur sepeda yang sedang berembus. “Dengan visi go green, lingkungan dan sarana kegiatan yang sehat dan aman, mestinya jalur sepeda diperbanyak. Bukan malah dikontroversialkan, apalagi dibongkar,” cuitnya pada 19 Juni 2021.
2. Ahmad Sahroni
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni meminta Kapolri untuk meninjau kembali keberadaan jalur sepeda. Dilansir dari Sindonews.com, Sahroni menyampaikan itu saat rapat kerja antara Komisi III DPR dengan Kapolri pada 16 Juni 2021. Ia bahkan meminta Kapolri untuk membongkar jalur sepeda permanen yang ada di jalan Sudirman hingga Thamrin, Jakarta. Sahroni beranggapan jika jalur sepeda sering memicu perdebatan hingga perselisihan antara pengguna sepeda dan pengguna jalan lain.
Sebelum rapat itu, tepatnya pada 10 Juni 2021, Sahroni melalui akun Instagram pribadinya juga mengimbau kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mengevaluasi aturan sepeda, termasuk aturan penggunaan jalurnya.
3. Mardani Ali Sera
Politikus PKS, Mardani Ali Sera menyatakan pendapatnya tentang rencana pembongkaran jalur sepeda di Jakarta. Melalui akun Twitternya pada 21 Juni 2021, Mardani menganggap penghilangan jalur sepda sebagai sebuah bentuk kemunduran. “Ada aspek keselamatan yang tidak boleh dilupakan. Kita edukasi masyarakat karena sepeda merupakan alat transportasi yang membuat kita sehat. Perlu diingat, polusi Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan,” ujarnya