Posting Hoaks Soal PPKM Darurat di Medsos, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 06 Juli 2021 04:30 WIB
Pemuda penyebar hoaks (foto: ist)
Share :

KOTA MALANG - Kepolisian mengamankan satu orang yang menyebarkan hoaks atau informasi bohong, terkait PPKM darurat yang ada di Kota Malang. Pelaku yang berinisial A berusia 23 tahun, asal Kota Batu ini harus berurusan dengan polisi setelah menggunggah status di media sosial.

Pada unggahannya pemuda ini mengaku menjadi korban kecelakaan akibat pemadaman lampu, yang dilakukan Pemkot Malang sebagai tindaklanjut penerapan PPKM darurat.

"Matur nuwun walikota Malang Pak Sutiaji yang terhormat gara - gara lampu dalan sampean pateni aku ditabrak sepeda dan seng nabrak ora gelem tanggungjawab (karena lampu jalan dipadamkan, saya ditabrak sepeda dan yang menabrak tidak mau tanggung jawab), masio loro ne perih panas aku ora berobat pak ji (meski sakit perih, saya tidak berobat Pak Sutiaji), wedi ne ngkok di sangkakno kenek covid (Takut kalau nanti dikira kena Covid). Matur nuwun sanget kanggo njenengan (Terima kasih buat anda)," tulis A di sebuah grup Facebook.

Baca juga:  Darurat Covid-19, Menko Luhut : 90% Varian Delta Ada di Jakarta

Polisi pun bertindak cepat dengan mengklarifikasi unggahan tersebut dengan mendatangi rumahnya, karena mengira korban kecelakaan. Saat dimintai keterangan yang terjadi justru sebaliknya, A ternyata dalam kondisi sehat, dan tidak menjadi korban kecelakaan sebagaimana unggahan yang dilakukannya di media sosialnya.

A pun terpaksa dibawa ke Mapolresta Malang Kota pada Senin sore (5/7/2021) guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai motifnya menyebarkan kabar bohong yang ada.

Baca juga:  Layani Spa dan Pijat, Hotel di Kebayoran Lama Digerebek Polisi

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, pihaknya mendapati adanya laporan di media sosial yang sempat membuat gaduh, menjadikan pihaknya bekerjasama dengan Satlantas Polresta Malang Kota, melakukan pelacakan. Setelah didapatkan identitas yang awalnya dikira terduga korban kecelakaan, polisi mendatangi rumahnya di Kota Batu.

"Saat sampai di sana (di rumahnya) ternyata apa yang diposting adalah hanyalah bohong semata, mencari sensasi semata. Memang benar dia pernah kecelakaan, tapi itu sudah lampau, bukan pada saat apa yang menjadi postingan dia," ucap Tinton, pada Senin (5/7/2021) di Mapolresta Malang Kota.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya