Dari hasil pengecekan langsung, dikatakan Iqbal, pihaknya tidak menemukan adanya permainan harga dan indikasi penimbunan.
Meskipun, menurut Iqbal, ada beberapa toko obat dan Apotek memang tidak menjual jenis tertentu serta persediaan stoknya sedang kosong.
"Tidak ada, memang stok di tingkat toko obat dan apotek 11 Obat tersebut tidak ada dan tidak dijual," ucap Iqbal.
Adapun ke-11 jenis obat yang dicek oleh polisi di antaranya:
1. Favipiravir 200 Mg Tablet
2. Remdesivir 100 Mg Injeksi