Polisi mengatakan penghuni bungalo tidak ada di rumah ketika insiden itu terjadi pada pukul 16.55 waktu setempat, pada Selasa (6/7).
Gambar-gambar dari tempat kejadian menunjukkan tentara itu tergeletak, dikelilingi puing-puing dan debu batu bata di dapur.
Dia masih terikat pada tali kekangnya. Dia menembus atap dan parasut dibentangkan di atap gedung.
“Penerjun payung telah jatuh melalui bagian luar dan dalam sebuah tempat tinggal,” terang polisi.
"Penerjun payung itu sadar tetapi tertegun dengan keluhan rasa sakit tetapi tidak ada luka serius yang terlihat,” lanjutnya.
(Baca juga: Rusia: Tidak Boleh Hubungan Seks Usai Disuntik Vaksin Covid-19)