"Itu perempuan yang punya video itu. Itu statusnya WA. Kemudian ada orang yang ngambil video tersebut. Diedit disebarkan. Kemudian viral yang diedit tadi," kata Andi Agung saat dikonfirmasi pada Jumat (16/7/2021).
Menurutnya, anggota Polsek Turen telah mencoba mendatangi lokasi rumah yang merekam video viral tersebut. Hasilnya memang video tersebut adalah hoaks alias tidak benar.
"Karena sudah dua hari viral, akhirnya kita datangi ke tempatnya, akhirnya beliau menyampaikan bahwa tidak ada niat membuat resah masyarakat," ucapnya.
"Jadi itu bukan hantu, itu hoaks. Karena editan dari orang yang mengambil video tadi. Kemarin sempat diwawancarai," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)