JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta mengganggarkan Rp604 miliar untuk bantuan sosial (bansos) tunai Covid-19, kepada 1,8 juta kepala keluarga di Ibu Kota. Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar rapat evaluasi PPKM Darurat pada, Minggu (18/7/2021) di Monas, bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji.
"Sebanyak 1 juta keluarga dibantu melalui APBD Pemprov DKI Jakarta yang menerima bantuan sosial tunai. Lalu 837 ribu orang melalui APBN Kementerian Sosial (Kemensos)," kata Anies.
Ia menambahkan, untuk bansos tunai dari Pemprov DKI akan ditransfer besok melalui rekening penerima sehingga mereka dapat langsung menerima di rekeningnya masing-masing serta seluruh kegiatan termasuk pembagian beras.
"Sedangkan bantuan yang nanti disalurkan melalui Polda dan Kodam di Jakarta, Forkompinda ini kompak datanya sama vaksinasi, target dan bansos rujukan datanya sama sehingga targetnya pun tidak beririsan, kita pastikan ini berjalan dengan baik mulai besok," ujar Anies.
Pada Hari Raya Idul Adha, Anies meminta kepada seluruh masyarakat utuk melaksankan hari raya idul kurban ini sesuai dengan anjuran edaran Menteri Agama (Menag) SE No17 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
"Kita sadari ini masa pandemi di satu sisi menjalankan kegiatan idul adha, di sisi lain menjalankan ketentuan prokes sehingga syariat terlaksanakan tetapi keselamatan juga tertunaikan. Kami mengimbau untuk tidak mendatangi tempat pemotongan dan hanya dikerjakan oleh panita saja lalu dibagikan ke rumah penerima sehingga tidak perlu ada yang antri untuk mengambil daging hewan kurban," tuturnya.
Baca Juga : Apresiasi Polres Gowa, Ketua DPD RI: Tidak Boleh Ada Kekerasan saat PPKM!
Ia berharap seluruh masyarakat dan penyelenggara hari raya idul Adha dapat melakukannya mengingat kegiatan ini sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya sejak pandemi Covid-19 meluas di Indonesia.
"Semuanya dibagikan ini sudah dilakukan tahun lalu dan tahun ini mengulang. Kita mengimbau seluruh penyelenggara untuk mengadakan solat idul adha di rumah masing-masing sebagai mana kita pernah melakukannya tahun lalu dengan itu insyaallah semua terlindungi," ujarnya. (aky)
(Rani Hardjanti)