DEPOK - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kota Depok, Jumat (23/7/2021). Dalam kunjungannya itu, Mendagri membahas soal penanganan pandemi Covid-19 dan penyaluran bantuan sosial (Bansos) termasuk dengan dukungan anggarannya.
Mendagri menjelaskan, Kota Depok merupakan daerah aglomerasi megapolitan atau penyangga DKI Jakarta. Label tersebut setali tiga uang dengan Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan daerah Tangerang Raya.
Sementara itu, angka Covid-19 di Ibu Kota masih terbilang tinggi. Karena itu, dirinya memberikan atensi terhadap penanganan Covid-19 pada daerah penyangga tersebut.
Baca Juga: PPKM Level 4 Berlaku Lima Hari, Mendagri: Akan Ada Evaluasi
Pasalnya, penanganan pandemi Covid-19 yang andal di daerah penyangga bakal menunjang pengendalian pandemi di ibu kota negara. "Kalau kurang terkendali di daerah pinggiran ini, ini akan berpengaruh kepada pengendalian di Ibu Kota," ujarnya saat memberikan keterangan pers usai melakukan Rapat Koordinasi besama Pemerintah Kota Depok.
Di lain sisi, Kota Depok juga menjadi kontributor angka Covid-19 di Jawa Barat disusul oleh Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Untuk itu, kata Mendagri, perlu adanya upaya untuk memperkuat kapasitas kesehatan, termasuk mempercepat vaksinasi kepada masyarakat.
Terkait dengan Bansos, Mendagri menegaskan, meski pemerintah pusat menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat, pemerintah daerah (Pemda) juga diminta untuk turut menyalurkan bantuan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing. Sebagai Mendagri, dirinya memahami pemerintah daerah memiliki mata anggaran Bansos, termasuk yang bersifat reguler, dan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.