Menko PMK: Tak Boleh Ada Vaksin Tertahan di Gudang, Segera Habiskan

Fahreza Rizky, Jurnalis
Selasa 27 Juli 2021 16:26 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto : Biro Pers Setpres)
Share :

Selain itu, Muhadjir mengecek ketersediaan obat-obatan di gudang obat dan Puskesmas Sepinggan Baru. Di sana Muhadjir melihat stok obat untuk penanganan Covid-19 masih sangat kurang. Dia mendapatkan laporan, jumlah obat antivirus Covid-19 ada yang hanya tinggal 80 tablet (Oseltamifir) dan tinggal 300 tablet (Fapiravir).

Muhadjir berujar akan melaporkan masalah kurangnya obat antivirus Covid-19 ke pusat supaya ada kepastian pasokan tambahan. Menurutnya, saat ini kebutuhan obat antivirus itu menjadi hal yang sangat penting bagi mereka yang terpapar Covid-19 mulai dari mereka yang tanpa gejala, gejala ringan, sampai gejala berat.

Dia juga mendapatkan laporan pihak pemda sudah mengalokasikan APBD untuk menyediakan obat antivirus di puskesmas-puskesmas. Akan tetapi, menurut dia, anggaran APBD sangat terbatas.

"Karena itu nanti kita akan bahas di tingkat pusat bagaimana mengantisipasi kemungkinan adanya kenaikan status kesehatan orang yang semulanya OTG ringan, menjadi sedang atau berat. Maka sebaiknya ada obat antivirus yang disediakan di puskesmas-puskesmas," tutur Menko PMK.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya