Karena itu, testing akan digalakkan dengan melihat positivity rate di kabupaten/kota.
"Kalau di atas 25 persen lebih, beberapa kabupaten/kota positivity rate, kita testing harus lebih banyak lagi ini targetnya sudah masuk," ujarnya.
Baca Juga : Menkes : Puncak Covid-19 di Pulau Jawa Sudah Terlampaui
Hal itu agar pasien positif cepat terdeteksi. Selain itu, pasien tersebut juga cepat mendapatkan perawatan sehingga bisa meminimalkan penularan.
"Supaya lebih cepet tahu siapa yang sakit, cepat karantina supaya tidak menularkan dan yang butuh perawatan cepat kita rawat," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)