JAKARTA - Seorang mahasiswa asal Cakung, Jakarta Timur, Zaelani menjadi korban pemukulan oknum sekuriti Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Padahal, Zaenal telah menjelaskan bahwa kedatangannya menuju GBK untuk mencari tahu perihal setifikat vaksinasi miliknya.
Dia pun menghubungi call centre pusat informasi Covid-19 yakni 119 untuk menanyakan sertifikat vaksin miliknya. Saat itu, operator mengarahkannya menuju ke GBK untuk menanyakan langsung di tempat dirinya menerima vaksin.
Lantas ia pun bertolak menuju GBK guna mendapatkan sertifikat vaksinasi Covid-19 tersebut.
"Sampai di pos sekuriti lima, saya dilempar ke pos dua. Sampai di pos dua, nyatanya di situ nggak bisa karena di situ kan untuk ojek online," kata Zaelani, saat dihubungi, Senin (02/08/2021).
Baca juga: Mahasiswa Ini Syok Lihat Mayat Temannya Jadi Bahan Anatomi Tubuh di Kelas, Diduga Ditembak Polisi
Karena dirinya kemudian ‘dilempar’ lagi, Zaenal pun sedikit ngeyel dan bersikeras untuk bisa masuk lewat pintu tersebut. Lebih lanjut, Petugas keamanan yang tak bisa menghadapi langsung memanggil petugas lainnya.
"Dia (sekuriti) akhirnya manggil temannya. Saya jelasin juga ke temannya yang baru datang itu, tetap nggak bisa. Nah, di situlah kejadian dipukul, dipukul sama orang kedua yang baru datang. Dia pukul mungkin karena emosi saat saya ngeyel untuk masuk," tambahnya.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Massal di GBK Terbuka untuk Warga Ber-KTP atau Berdomisili Jakarta