"Kecemerlangan selanjutnya adalah generasi tersebut (era Bung Karno dkk) tidak memilih bahasa mayoritas sebagai bahasa kebangsaan," tutur dia.
Baca Juga: Survei IPO: Erick Thohir Dilirik Calon Pemilih di 2024
Di banyak negara, kata dia, persoalan bahasa justru masih menjadi sebuah masalah yang serius dan tiada henti konflik berkecamuk hingga kini.
"Bahkan, di Eropa saja sebentar lagi mungkin negara kerajaan seperti Belgia akan pecah karena tidak sepakat bahasa kebangsaan mereka apakah pakai bahasa Prancis atau bahasa Belanda," pungkasnya.
(Arief Setyadi )