Seharusnya tenaga kesehatan yang telah bertaruh nyawa juga segera mendapatkan intensif seperti pahlawan olahraga yang meraih medali di Olimpiade Jepang.
Instensif pada nakes itu bisa menjadi hadiah bagi perjuangan nakes dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia.
"Kalau kemarin kita punya pahlawan olahraga yang merebut emas, langsung Rp5 miliar lebih digelontorkan. Para tenaga kesehatan yang berjuang mempertaruhkan nyawa, banyak dari mereka yang belum mendapatkan insentifnya, bukan untuk menumpuk kekayaan, tapi untuk bertahan hidup," katanya.
Baca juga: 45 Daerah di Luar Jawa dan Bali yang Terapkan PPKM Level 4
Imam melaporkan saat ini sejumlah kota/kabupaten di 19 provinsi ada yang baru mencairkan alokasi insentif tenaga, khususnya yang berstatus honorer, kurang dari 25 persen.
"Salah satunya di Jawa Barat. Dari total alokasi dana insentif nakes berkisar Rp50 miliar, baru Rp20 miliar di antaranya yang sudah terserap pada dua pekan lalu," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )