PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo masih banyak komoditas ekspor di berbagai daerah di Tanah Air yang bisa dikembangkan untuk dijual ke luar negeri. Teknologi juga harus ditingkatkan untuk meningkatkan produktivitas, melakukan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan menghitung skala ekonomi dengan klasterisasi.
Hal tersebut, menurut Sugianto, mengingat segala upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan added value (nilai tambah) pada seluruh komoditas potensial yang berasal dari hasil alam di wilayah Kalimantan Tengah sampai saat ini masih perlu ditingkatkan. Langkah ini diharapkannya dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang baik dan sehat dalam rangka peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Menperin: Kinerja Ekspor Sektor Industri Capai USD13,56 Miliar
Menurutnya, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi industri di wilayah Kalimantan Tengah tentu akan sangat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dan peningkatan perekonomian nasional. Kekayaan alam di Kalimantan Tengah sangat melimpah, hal ini tentunya harus dirasakan bukan hanya untuk sekelompok golongan tertentu, tetapi juga seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Bahkan, keberlanjutan (sustainability) untuk generasi anak cucu kita selanjutnya pun harus tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya hilirisasi industri di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah juga akan menyerap tenaga kerja masyarakat setempat, sehingga turut memberikan kontrol terhadap keberlangsungan industri karena proses industri yang sangat dekat dengan masyarakat setempat.