BMKG: La Nina Berpotensi Terjadi di Desember, Waspada Cuaca Ekstrem

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 26 Agustus 2021 11:41 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi anomali iklim La Nina akan berpotensi terjadi pada Desember akhir tahun 2021 ini. BMKG pun mengingatkan potensi cuaca ekstrem.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan saat ini El Nino masih dalam kondisi netral. “Nah kalau berikutnya kita perlu memperhatikan apakah ada peluang atau ada kemungkinan terjadinya apa anomali iklim ya atau terjadinya El Nino Oscillation dan Indian Ocean Dipole,” katanya dalam Konferensi Pers secara virtual, Kamis (26/8/2021).

“Nah, dari hasil analisis BMKG, baik El Nino Southern Oscillation apapun Indian Ocean Dipole sama-sama dalam keadaan netral, jadi kondisinya ini saat ini masih netral,” kata Dwikorita.

Dwikorita mengatakan bahwa El Nino Southern Oscillation apapun Indian Ocean Dipole ini yang mempengaruhi faktor iklim di Indonesia. “Keduanya adalah faktor iklim yang penting yang mempengaruhi variabilitas curah hujan di Indonesia terutama pada skala waktu inter annual, antar antar tahun ya, inter annual ya.”

Namun, Dwikorita mengungkapkan dari parameter anomali iklim Global di wilayah Indonesia akan berpotensi terjadi La Nina pada akhir tahun ini. “Namun berdasarkan pemantauan parameter anomali iklim Global oleh BMKG dan institusi-institusi Internasional lainnya terdapat indikasi atau gejala atau peluang bahwa kondisi netral tersebut akan berkembang menjadi La Nina pada akhir tahun 2021 yaitu diperkirakan di sekitar bulan Desember ya. Sekitar, akhir tahun jadi sekitar bulan Desember diperkirakan ada peluang untuk terjadi La Nina,” ungkap Dwikorita.

Pada tahun lalu, Indonesia juga terdampak dari anomali iklim La Nina dimana terjadi peningkatan curah hujan bahkan sampai 80%. “La Nina itu artinya seperti tahun lalu, terjadi peningkatan atau lonjakan aliran massa udara basah berasal dari Samudra Pasifik menuju ke perairan di Indonesia. Sehingga curah hujan di Indonesia berpotensi mengalami peningkatan,” papar Dwikorita.

“Tahun lalu meningkat hingga 40%, bahkan di beberapa wilayah sampai 80%. Ini ada peluang akan terjadi kembali di akhir tahun nanti,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya