Muhadjir menjelaskan, stok vaksin yang ada di pemerintah pusat aman. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga tengah berupaya mendapatkan vaksin dengan berbagai skema, yakni melalui pembelian, dan upaya kerja sama bilateral dan multilateral dengan negara-negara sahabat.
"Ini terus mengalir jumlah vaksin terutama dari luar negeri. Berkat kerja keras dari Bu Menlu untuk mendapatkan vaksin-vaksin di berbagai macam skema. Di samping kita beli belanja juga banyak sekali vaksin-vaksin donor. Donornya bisa bilateral antar negara juga multilateral. Insya Allah aman. Karena itu suntikkan. Datang (vaksinnya) pokoknya disuntikan," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)