BLORA - Sebuah video berdurasi 00.04 detik, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menendang kepala seorang pemuda itu pun viral di media sosial (medsos).
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah.
Dalam video itu, sejumlah sejumlah pemuda sedang duduk sambil dimarahi oleh seseorang. Tak berselang lama, seorang petugas berseragam Satpol PP langsung menendang bagian kepala salah satu pemuda.
Berikut 5 fakta oknum Satpol PP Blora tendang wajah pemuda:
1. Pemuda Sedang Pesta Miras
Kasatpol PP Blora Djoko Sulistiyo membenarkan kejadian itu. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 20 Agustus 2021, saat ada warga yang melapor bahwa sekelompok pemuda sedang pesta minuman keras (miras).
"Ya, yang di video itu anggota saya. Waktu itu ada warga yang lapor, di kelurahan Karangboyo pemuda pemudi menggelar pesta miras. Jadi anggota kami menuju lokasi, membawa ke Kecamatan untuk diberikan pembinaan," jelas Djoko.
Aksi tersebut lanjut Djoko, dilakukan lantaran anggotanya kesal kepada pemuda yang nekat menggelar pesta minuman keras saat berlangsungnya PPKM.
Baca juga: Viral Anggota Satpol PP Blora Tendang Wajah Pemuda, Begini Kronologinya
2. Pemuda yang Ditendang Miliki Sajam
Saat diamankan, petugas juga menemukan senjata tajam dari salah satu pemuda tersebut. Saat ditanya petugas terkait kepemilikan sajam, para pemuda itu justru menjawab nglantur sehingga membuat petugas emosi.
Baca juga: Viral Emak-Emak Lawan Arah Halangi Pemotor, Ogah Minggir Meski Ditegur
3. Jawaban Pemuda Bikin Emosi Petugas
Kasatpol PP Blora Djoko Sulistiyo mengatakan bahwa pemuda tersebut membuat petugas di lapangan emosi karena jawabannya selalu ngelantur saat ditanya.
Saat diperiksa petugas kami menemukan senjata tajam, nah ketika ditanya mereka jawabnya nglentur tidak karuan. "Ini yang membuat petugas kami kesal, dan hilang kendali," paparnya.
Baca juga: Viral, Perawat Dikira Pocong, Pasien Menjerit Saat Dibangunkan
4. Tindakan Oknum Satpol PP Langgar SOP
Ditambahkan Djoko, tindakan anggotanya itu memang salah dan tidak sesuai SOP. Maka komandan regu dan oknum anggota yang melanggar tersebut.
"Sudah diberi sanksi dan tidak boleh mengikuti kegiatan apapun," kata Djoko.
Baca juga: Putri Gus Dur Diserobot Rombongan Pejabat saat Antre di Bandara Halim, Netizen Geram
5. Pesta Miras Dilaporkan Warga
Djoko mengatakan bahwa aksi muda mudi pesta miras tersebut dilaporkan warga sekitar karena resah dengan kelakukan para pemuda tersebut.
"Ya, yang di video itu anggota saya. Waktu itu ada warga yang lapor, di kelurahan Karangboyo pemuda pemudi menggelar pesta miras. Jadi anggota kami menuju lokasi, membawa ke Kecamatan untuk diberikan pembinaan," jelas Djoko.
Baca juga: 5 Kisah Heboh Tukang Bakso yang Viral, dari yang Cantik hingga Ludahi Mangkok Pembeli
(Fakhrizal Fakhri )